Tim Konsorsium ELEGTEG melakukan kunjungan ke Fasilitas Fapet Unhas

Makassar, 26 Juni 2026 – Konsorsium proyek Enhancing Sustainable and Green Leather Technology in Indonesia (ELEGTEC) yang didanai oleh Uni Eropa melalui program Erasmus+ CBHE, menggelar pertemuan lanjutan dan kunjungan lapangan di Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin (UNHAS), Makassar, pada 24-26 Juni 2026. Pertemuan ini menjadi momen penting bagi seluruh mitra untuk mengevaluasi capaian proyek di tahun ketiga atau tahun terakhir pelaksanaannya.

Kegiatan yang berlangsung di Kampus UNHAS Tamalanrea ini dihadiri oleh sekitar 25 orang anggota konsorsium yang berasal dari 10 institusi, baik dari dalam negeri maupun Eropa. Para mitra Eropa yang hadir secara langsung adalah Prof. Mete Mutlu dan Prof. Hasan dari EGE University (Turki), Prof. Maurizia dari University of Pisa (Italia), serta Prof. Vera Lymperopoulou dari National Technical University of Athens (NTUA) Yunani. Kehadiran mereka disambut hangat oleh tuan rumah dari UNHAS bersama mitra nasional lainnya yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Mataram (UNRAM), Asosiasi Penyamak Kulit Indonesia (APKI), dan Balai Besar Kulit, Karet, dan Plastik, Kementerian Perindustrian.

Pertemuan ini dibuka secara resmi oleh Prof. Adi Maulana, selaku Wakil Rektor Bidang Kerjasama Universitas Hasanuddin. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas komitmen semua pihak yang terus bergerak bersama untuk memajukan industri kulit nasional. “Kerjasama internasional seperti ini sangat vital untuk mentransformasi sektor kulit Indonesia menjadi lebih modern, ramah lingkungan, dan berdaya saing global,” ujar Prof. Adi.

Tujuan utama dari rangkaian pertemuan di Makassar ini adalah untuk membahas progres pelaksanaan proyek. Agenda utama mencakup diskusi mendalam mengenai pengelolaan proyek dan keuangan, yang dipimpin oleh perwakilan EGE University, serta evaluasi capaian di setiap paket kerja. Mitra dari UNHAS memaparkan kesiapan mereka dalam menyelenggarakan pelatihan bagi industri dan mahasiswa, sebagai bagian dari paket kerja yang menjadi tanggung jawabnya.

Puncak kegiatan pada hari kedua adalah kunjungan ke sejumlah laboratorium di Fakultas Peternakan UNHAS. Kunjungan ini difokuskan pada peninjauan laboratorium pengolahan kulit yang baru saja mendapatkan bantuan peralatan dari proyek ELEGTEC. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa proyek ini tidak hanya berbicara tentang konsep, tetapi juga memberikan dampak langsung pada peningkatan fasilitas riset dan pengajaran di Indonesia.

Sebagai bagian dari upaya membangun hubungan yang erat, rombongan juga diajak untuk menikmati keindahan budaya Makassar melalui city tour dan jamuan makan malam perpisahan yang tak terlupakan sambil bersantai di atas kapal Phinisi yang ikonik.

Dengan berakhirnya pertemuan tahun ketiga ini, proyek ELEGTEC semakin mantap menuju penyelesaian dengan target utama terbentuknya pusat-pusat keunggulan (Centre of Excellence) untuk teknologi kulit berkelanjutan di tiga universitas Indonesia: UGM, UNHAS, dan UNRAM. Harapannya, pusat-pusat ini akan menjadi motor penggerak inovasi dan peningkatan daya saing industri kulit Indonesia di pasar dunia.

Tentang Proyek ELEGTEC

Proyek ELEGTEC adalah inisiatif kolaboratif yang didanai oleh Uni Eropa di bawah program Erasmus+ Capacity Building in Higher Education (CBHE). Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan teknologi kulit yang berkelanjutan dan ramah lingkungan di Indonesia melalui pengembangan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan fasilitas laboratorium, dan penguatan kerjasama antara akademisi, industri, dan pemerintah

Bagikan