Makassar, 3 Juli 2026 – Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin (Fapet Unhas) menerima bantuan dana sebesar Rp2,1 miliar dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) untuk pengembangan Ayam Alope Unhas-1 guna memenuhi kebutuhan ayam Alope secara nasional.
Bantuan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Pertanian RI, Bapak Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P yang berkunjung ke Fapet Unhas beberapa waktu lalu. Dalam kunjungan tersebut, Menteri Pertanian melihat secara langsung potensi besar yang dimiliki Ayam Alope Unhas-1 sebagai ayam galur lokal unggul tipe pedaging. Melihat potensi tersebut, Menteri Pertanian kemudian mengalokasikan dana bantuan untuk mendorong pengembangan dan produksi Ayam Alope Unhas-1 secara nasional.
Bantuan ini juga selaras dengan komitmen Unhas dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) khususnya tujuan No Poverty (Tanpa Kemiskinan), melalui inovasi berbasis riset. Program pengembangan ini telah mulai berjalan sejak Juni 2026 dengan target produksi 5.000 ekor Parent Stock atau indukan Ayam Alope Unhas-1. Dana bantuan tersebut telah cair secara bertahap sejak Juni 2026 hingga Desember 2026. Saat ini, realisasi produksi telah mencapai 2.100 Day-Old Chick (DOC) atau bibit ayam, angka yang melebihi target awal sebesar 1.500 DOC pada periode yang sama.
Ayam Alope Unhas-1 sendiri adalah ayam galur lokal unggul tipe pedaging dengan pertumbuhan cepat dan efisiensi pakan tinggi hasil pemuliaan Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin yang telah mulai diperkenalkan pada pertengahan 2025 lalu. Ayam ini dapat memanfaatkan maggot sebagai sumber pakan sehingga ayam ini bisa menjadi solusi tepat dalam sistem ekonomi sirkular. Biaya pakan rendah dan terpenuhinya kebutuhan protein hewani masyarakat menjadikan Ayam Alope Unhas-1 sebagai komoditas strategis untuk ketahanan pangan nasional.
Kepala BRMP, Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis Kementan dalam mengembangkan ayam kampung unggul di Indonesia. “Kegiatan ini merupakan kegiatan pengembangan ayam kampung unggul di Indonesia dalam rangka menciptakan kemandirian dan kedaulatan pangan”, ujarnya. Melalui bantuan tersebut, Fapet Unhas berharap program ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata dalam mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus mewujudkan ekonomi sirkular yang berkelanjutan.




