Minggu, 30 November 2025 kegiatan pengabdian masyarakat bertema “Pengolahan Produk Peternakan yang Sehat dan Bergizi serta Pengenalan tentang Keamanan Pangan dan Cara Mengolah Produk Peternakan yang Berkualitas” berhasil diselenggarakan di Kelurahan Paccinongan, Kecamatan Somba Opu, Sungguminasa, Gowa. Kegiatan ini diadakan oleh tim pengabdian dari Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin dengan tujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat setempat mengenai cara mengolah produk peternakan secara aman dan berkualitas.
Kegiatan dimulai dengan penyuluhan mengenai pentingnya keamanan pangan dalam setiap proses pengolahan produk peternakan. Para peserta, yang terdiri dari peternak dan petani lokal, diajarkan cara mengelola produk sampingan peternakan, seperti kotoran hewan, menjadi pupuk cair dan kompos yang ramah lingkungan dan dapat digunakan untuk mendukung keberlanjutan pertanian.
Pada sesi berikutnya, peserta diberikan pelatihan praktis tentang pembuatan pupuk cair dan kompos menggunakan bahan alami yang tersedia di sekitar mereka. Pembuatan pupuk cair dan kompos ini tidak hanya membantu mengurangi limbah peternakan tetapi juga memberikan manfaat besar bagi kesuburan tanah, yang pada gilirannya dapat meningkatkan hasil pertanian mereka.
Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai teknik-teknik dasar dalam mengolah produk peternakan agar tetap berkualitas dan aman untuk konsumsi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengolah limbah peternakan secara efektif dan memperkenalkan cara-cara yang ramah lingkungan untuk menghasilkan produk yang bergizi dan berkualitas.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap masyarakat dapat mengolah produk peternakan dengan cara yang benar, sehingga tidak hanya dapat menjaga kualitas pangan tetapi juga memberikan manfaat ekonomi tambahan melalui pengelolaan limbah peternakan,” ujar ketua tim pengabdian masyarakat, Dr. Ir. Jamila Mustabi, SPt, MSi, Dosen Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini mendapatkan antusiasme yang tinggi dari para peserta. Mereka berharap dapat menerapkan ilmu yang didapat dalam keseharian mereka, serta mengelola peternakan dengan lebih berkelanjutan. Harapannya, kegiatan ini dapat berlanjut untuk memberikan dampak positif yang lebih besar di masa mendatang bagi kesejahteraan peternak dan petani lokal.




