Aksi peduli akan penyebaran COVID-19 dari mahasiswa Fakultas Peternakan yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Produksi Ternak Universitas Hasanudddin (HIMAPROTEK-UH) dilaksanakan dengan melakukan penyemprotan desinfektan pada fasilitas publik dalam area kampus Universitas Hasanuddin (18-24 Maret 2020). Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengurangi paparan mikroorganisme berbahaya termasuk kemungkinan virus penyebab COVID-19 yang kini mulai menyebar di Sulawesi Selatan. Selain melakukan kegiatan penyemprotan, juga dilakukan pembagian desinfektan pada beberapa Fakultas agar selanjutnya dapat dilakukan penyemprotan secara mandiri. Aksi tersebut dilakukan dibawah arahan ketua himpunan Fadillah Syahrani dan Pembina Ir. Daryatmo, S.Pt. MP. IPM.
Kegiatan yang mendapatkan apresiasi dan dukungan dari pimpinan Fakultas maupun Universitas ini, pada awalnya hanya ditujukan pada sarana publik diarea Fakultas Peternakan seperti ruang perkuliahan, kantor dekanat, laboratorium, dan kandang. Namun dalam perkembangannya, permintaan untuk desinfeksi juga diterima tim untuk area rektorat melalui Dekan fakultas Peternakan Prof Dr Ir Lellah rahim, M.Sc. Pada hari-hari berikutnya, menyusul permintaan untuk kegiatan yang sama pada wilayah meliputi seluruh area kampus Tamalanrea seperti Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedikteran Gigi, Fakultas Pertanian, Fakultas ISIPOL, Fakultas Ekonomi, Sekolah Pascasarjana, LPPM, serta area publik lainnya. Rumah sakit pendidikan Universitas Hasanuddin, dan Kompleks Rusunawa juga menyusul didesinfeksi oleh mahasiswa yang mengabdikan tenaga mereka dan berpartisipasi aktif terhadap wabah yang mengancam tidak hanya Indonesia tapi juga dunia.
Selain sarana publik diarea kampus Unhas Tamalanrea, beberapa area lain seperti Fakultas Teknik Gowa, kompleks perumahan dosen Tamalenrea dan Antang, rumah jabatan Rektor Unhas, serta beberapa mesjid juga telah dikunjungi dan didesinfeksi oleh tim yang dibiayai atas dukungan dana dari civitas akademika Fakultas Peternakan.
Dalam melaksanakan aksinya, mahasiswa menggunakan peralatan yang sehari-hari digunakan di area Teaching Farm Fakultas Peternakan. Ir Daryatmo yang turut mendampingi mahasiswa tersebut mengemukakan bahwa kegiatan penyemprotan seperti ini merupakan kegiatan rutin dalam pemeliharaan ternak, sebagai upaya biosecurity untuk mencegah masuknya bibit penyakit kearea farm. Karena efektif mengurangi paparan mikroorganisme, maka mahasiswa tergerak untuk melakukan kegiatan voluntir dan membantu sesama, ujar salah satu dosen yang juga pengelola Closed House Fakultas Peternakan ini.
Selain mendapatkan dukungan oleh pimpinan Fakultas, dan apresiasi dari Pimpinan Universitas, kegiatan ini juga mendapatkan perhatian dari warga kampus serta warga diluar kampus serta kantor pemerintahan. Terbukti dengan tingginya permintaan akan kegiatan yang sama untuk rumah-rumah warga dan beberapa kantor pemerintahan setelah kegiatan tersebut berakhir pada 24 Maret.






