Kamis, 5 Februari 2026, Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin melaksanakan sidang terbuka Promosi Doktor Ilmu Peternakan dengan promovendus Irmawaty dengan disertasi yang dipertahankan berjudul “Profil protein dan mikrostruktur daging ayam lokal serta olahannya dengan penambahan ekstrak buah patikala“
Penelitian oleh Irmawaty bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan senyawa asam dalam buah patikala (Etlingera Elatior) yang diekstraksi melalui metode dan jenis pelarut yang berbeda, mengenalisis profil protein daging ayam lokal dengan marinasi ekstrak buat patikala (Etlingera Elatior) pada konsentrasi dan waktu marinasi yang berbeda, menganalisis mikrostruktur dan sifat fungsional protein dalam produk olahan daging ayam lokal.
Ruang lingkup penelitian ini terbagi dari tiga tahap yaitu : Tahap 1 eksplorasi senyawa asam dalam ekstrak buah patikala menggunakan metode ekstraksi dan jenis pelarut berbeda yang dilanjutkan dengan analisis senyawa asam menggunakan GC-MS (Gas Chromatography and Mass Spectroscopy). Tahap 2 menentukan konsentrasi ekstrak yang optimal berdasarkan nilai minimum inhibitory concentration (MIC) dan waktu marinasi yang berbeda. Tahap 3 Ekstrak buah patikala diaplikasikan dengan produk olahan daging ayam lokal, yang selanjutnya diamati mikrostruktur dan fungsi protein.
Berdasarkan hasil penelitiannya, bahwa jumlah senyawa asam yang dipeloreh dalam ekstrak buah patikala ditentukan oleh metode dan jenis pelarut yang digunakan dalam proses ekstraksi, profil daging ayam lokal dengan marinasi ekstrak buah patikala (Etlingera Elatior) menghasilkan pita protein yang berbeda jumlah dan ukurannya yang dapat dipengaruhi oleh waktu dan jumlah konsentrasi, marinasi daging ayam lokal dengan menggunakan ekstrak buah patikala (Etlingera Elatior) terutama protein menunjukkan konsentrasi tertinggi pada perlakuan marinasi menggunakan 30% dan waktu marinasi 30 menit, mikrostruktur dan sifat fungsional protein dalam produk olahan daging ayam lokal berdasarkan ukuran partikel menunjukkan bahwa perlakuan pemanasan 100 C menggunakan ekstrak patikala dapat menghasilkan ukuran partikel yang lebih kecil. Sedangkan berdasrkan diameter pori-pori dan serat diperoleh pada perlakuan pemanasan 150
C.
Selain itu, Irmawaty menyarankan untuk melakukan optimasi terhadap metode dan jenis pelarut ekstraksi buah patikala guna memperoleh senyawa asam yang maksimal dan mengingat konsentrasi 30% dan waktu 30 menit dapat memberikan hasil protein tertinggi. Maka parameter ini dapat dijadikan acuan awal untuk standarisasi proses marinasi dalam industri pengolahan daging ayam lokal.
Berdasarkan disertasi tersebut, Irmawaty dinyatakan lulus dan berhasil memperoleh gelas Doktor dalam bidang Ilmu Peternakan sebagai lulusan S3 tahun 2026 serta meraih predikat Sangat Memuaskan. Sidang ini dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Syahdar Baba, S.Pt., M.Si. Sebagai ketua sidang dengan promotor Prof. Dr. drh. Ratmawati Malaka, M.Sc. dan Ko Promotor Dr. Ir. Hikmah M. Ali, S.Pt., M.Si. IPU. ASEAN. ENG. dan Dr. Hajrawati S.Pt., M.Si. Tim penguji dalam sidang yakni Prof. Dr. Ir. Muhammad Irfan Said, S.Pt., MP. IPM. ASEAN ENG., Prof. Dr. Nahariah, S.Pt., MP, IPM. ASEAN ENG., Dr Wahniyati, S.Pt., M.Si dan Prof. Dr. Fatma, S.Pt., MP. Serta Penguji Eksternal, Dr. drh. Muflihana, M.Si.






