Laboratorioum Fisiologi Ternak diperlukan untuk meningkatkan tingkat pemahaman dan pengertian teori – teori fungsi faal (fungsi darah, system peredaran darah, mekanisme kerja jantung, aktifitas syaraf, respirasi , mekanisme kontraki otot, dll.) dalam tubuh seekor hewan termasuk ternak. Peran lain adalah meningkatkan daya nalar mahasiswa S1 dalam memahami rekayasa fisiologis untuk peningkatan produksi ternak. Laboratorium ini dilengkapi fasilitas untuk menunjang kegiatan praktikum dan penelitian terkait aspek fisiologis ternak.
Kepala Laboratorium:
Prof. Dr. Ir. Herry Sonjaya, DEA, DES.
Anggota :




STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)
PRAKTIKUM LABORATORIUM FISIOLOGI TERNAK
FAKULTAS PETERNAKAN UNIVERSITAS HASANUDDIN
TUJUAN
RUANG LINGKUP
SOP ini berlaku untuk seluruh kegiatan praktikum yang diselenggarakan di Laboratorium Fisiologi Ternak, Fakultas Peternakan Unhas, mencakup:
PERATURAN UMUM LABORATORIUM
DEFINISI
Istilah | Definisi |
Kepala Laboratorium | Kepala penanggung jawab pelaksana kegiatan mata kuliah praktikum Fisiologi Ternak. |
Koordinator Praktikum | Dosen penanggung jawab mata kuliah praktikum Fisiologi Ternak |
Asisten Praktikum | Mahasiswa atau staf yang telah dilatih dan ditugasi membimbing praktikum Fisiologi Ternak |
Alat Praktikum | Peralatan yang digunakan untuk kegiatan praktikum Fisiologi Ternak. |
Hewan Percobaan | Hewan (domba, kambing, ayam, marmot, dll.) yang digunakan untuk kegiatan praktikum Fisiologi Ternak. |
RESPONSIBILITAS
Pihak | Tanggung Jawab |
Kepala Laboratorium | Mengesahkan jadwal, menyediakan sumber daya, memantau kepatuhan SOP. |
Koordinator Praktikum | Menyusun modul, membagi kelompok, mengevaluasi asisten dan mahasiswa. |
Asisten Praktikum | Membimbing praktikum, memeriksa laporan, mengisi lembar penilaian. |
Laboran | Menyiapkan alat & bahan, memeriksa fungsi alat, mengelola limbah. |
Mahasiswa | Mengikuti pre-test, mematuhi tata tertib, mengerjakan laporan. |
PROSEDUR
No | Kegiatan | Pelaksana | Dokumen/Bukti |
1 | Koordinator praktikum menyusun jadwal & modul (minimal 1 minggu sebelum praktikum). | Koordinator | Jadwal, modul praktikum |
2 | Asisten Praktikum menyiapkan alat, bahan, dan hewan percobaan sesuai daftar kebutuhan. | Asisten Praktikum | Checklist persiapan |
3 | Asisten Praktikum memeriksa fungsi alat (mikroskop, centrifuge, EKG, dll.) dan mencatat dalam buku kalibrasi harian. | Asisten Praktikum | Buku kalibrasi |
4 | Asisten praktikum mengadakan pre-laboratory briefing kepada mahasiswa (minimal 2 hari sebelumnya). | Asisten | WhatsApp Group atau papan pengumuman |
5 | Mahasiswa wajib mengikuti pre-test (lisan/tulis) sebelum memulai praktikum yang akan di dampingi oleh Asisten praktikum. | Mahasiswa | Daftar nilai pre-test |
No | Kegiatan | Pelaksana | Dokumen/Bukti |
1 | Mahasiswa datang tepat waktu, menandatangani buku kehadiran harian. | Mahasiswa | Daftar Absensi |
2 | Sebelum masuk ruang praktikum, mahasiswa Wajib memakai APD lengkap (jas lab, sarung tangan, masker, sepatu tertutup). | Mahasiswa + Asisten | Cek visual oleh asisten |
3 | Asisten praktikum memastikan semua alat dalam kondisi siap pakai dan tidak ada kerusakan. | Asisten | Checklist pra-praktikum alat |
4 | Asisten praktikum menjelaskan ulang prosedur, risiko bahaya, dan etika penanganan alat dan hewan percobaan (jika digunakan) menggunakan prinsip 3R & 5F. | Asisten | Modul, lembar keselamatan |
5 | Setiap kelompok praktikum (maks. 6 orang) melakukan percobaan di bawah bimbingan asisten praktikum | Mahasiswa + Asisten | – |
6 | Khusus prosedur yang melibatkan hewan percobaan: a) Hewan dipegang dengan teknik restrain yang benar (tidak menyebabkan stres atau cedera); b) Jika diperlukan pengambilan sampel darah/injeksi, dilakukan oleh asisten atau dosen; c) Jika terjadi pendarahan atau distress berat pada hewan, praktikum dihentikan segera dan hewan dieutanasia secara humane. | Asisten/Dosen | Form catatan insiden hewan (jika ada) |
7 | Mahasiswa mencatat data hasil pengamatan ke dalam lembar kerja. | Mahasiswa | Lembar data mentah |
8 | Setelah praktikum selesai, mahasiswa membersihkan meja, merendam dan mencuci alat kotor dalam desinfektan, dan mengembalikan alat dalam keadaan bersih. | Mahasiswa | Cek kebersihan oleh asisten praktikum |
9 | Laboran mengelola limbah sesuai SOP Pengelolaan Limbah (limbah padat: kantong biohazard; limbah cair: wadah khusus). | Asisten Praktikum | Tanda terima limbah |
No | Kegiatan | Pelaksana | Dokumen/Bukti |
1 | Mahasiswa menyusun laporan praktikum (format baku) dan mengumpulkan maksimal 7 hari setelah praktikum. | Mahasiswa | Laporan praktikum (hardcopy & softcopy) |
2 | Asisten memeriksa laporan, menilai (60% isi, 20% analisis, 20% kerapian), dan melakukan feedback kepada mahasiswa praktikum. | Asisten Praktikum | Form penilaian laporan |
3 | Koordinator praktikum merekapitulasi nilai akhir (pre-test 20%, laporan 40%, post-test 30%, sikap 10%). | Koordinator | Daftar nilai akhir |
4 | Semua dokumen praktikum (kehadiran, lembar data, laporan, nilai) disimpan di folder laboratorium minimal 2 tahun untuk keperluan audit. | Koordinator | Arsip dokumen |
REVISI & PENGESAHAN
Tanggal | Perubahan | Disetujui oleh |
04/05/2026 | Dokumen baru | Kepala Laboratorium Fisiologi Ternak |