Jakarta, 14 April 2026 – Setelah ditetapkan sebagai penerima manfaat Proyek Hibah Low Carbon Development Initiative-Innovation and Technology Fund (LCDI-ITF) pada Maret lalu, Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin (Fapet Unhas) kini resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH). Penandatanganan berlangsung di Jakarta, Senin (14/4/2026), sebagai bagian dari rangkaian kegiatan untuk Proyek LCDI-ITF Tahap 1.
Acara ini merupakan penanda dimulainya implementasi proyek inovatif yang berjudul “Pengelolaan Sampah Terintegrasi Teknologi Maggot dan Ayam Alope Unhas 1 dalam Mendukung Ekonomi Sirkular di Sulawesi Selatan.” Proyek yang berlokasi di Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, ini mendapat pendanaan dari BPDLH melalui skema LCDI-ITF yang berfokus pada sektor limbah (waste).
Dengan ditandatanganinya perjanjian tersebut, Fapet Unhas secara resmi dapat merealisasikan program integrasi teknologi biologis, yaitu budidaya maggot (larva lalat tentara hitam) dan pemanfaatan Ayam Alope Unhas 1, sebagai solusi pengelolaan sampah organik. Target utamanya adalah mengurangi volume sampah yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sekaligus menciptakan nilai ekonomi melalui produk turunan seperti protein hewani dan kompos.
“Penandatanganan ini adalah wujud komitmen kami untuk segera bergerak. Setelah mendapatkan penetapan sebagai salah satu penerima manfaat pada Maret lalu, kini kami secara legal siap menjalankan proyek. Kami berterima kasih kepada BPDLH atas kepercayaan ini. Fapet Unhas akan bekerja keras menunjukkan bahwa solusi berbasis peternakan dapat menjadi jawaban bagi tantangan lingkungan hidup, khususnya di kawasan timur Indonesia,” ujar Dekan Fapet Unhas, Prof. Dr. Ir. Syahdar Baba, S.Pt., M.Si., IPU., yang juga bertindak sebagai Ketua Tim. Dengan terselenggaranya penandatanganan perjanjian kerja sama ini, proyek diharapkan dapat segera memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan lingkungan di Sulawesi Selatan, serta menjadi model ekonomi sirkular berbasis riset peternakan.



