Tim peneliti Prioritas Riset Nasional (PRN) Ayam Lokal Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin, melakukan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan pendamping dan peternak di Kabupaten Barru dan Kabupaten Soppeng. Kegiatan ini dipimpin oleh ketua Tim Dr. Wempie Pakiding, M.Sc dan dimediasi oleh Kepala Center of Livestock Innovation Fakultas Peternakan Dr. Syahdar Baba, S.Pt., M.Si.
Di Kabupaten Barru (12 Desember 2020), FGD difokuskan pada penguatan kelembagaan peternak yang akan menjadi mitra Fakultas Peternakan dalam mengembangkan ayam kampung lokal Unhas yang sementara ini dikembangkan sebagai bagian dari kegiatan PRN dibidang ayam lokal. Beberapa pendamping peternak yang sempat hadir pada kegiatan ini mengungkapkann bahwa permasalahan utama dari pengembangan ayam lokal di Kabupaten Barru terletak pada serapan pasar yang masih rendah. Dr. Syahdar pada kesempatan ini mengungkapkan bahwa model kemitraan partisipatif yang diajukan Unhas sebagaimana yang telah berjalan pada komoditi sapi potong dan dimotori Maiwa Breeding Centre (MBC) dapat menjadi solusi pada kendala tersebut.
Pada hari berikutnya (13 Desember 2020), tim bergerak ke Kabupaten Soppeng. Kegiatan FGD dihadiri oleh Kepala Dinas Petenakan Kabupaten Soppeng, Anggota DPR, anggota ormas yang bergerak dibidang peternakan dan anggota kelompok tani/ternak. Model pengembangan ayam kampung di Kabupaten Soppeng telah mulai berjalan dengan beberapa program pemerintah setempat seperti program PABETA (Pengembangan ayam kampung berbasis rumah tangga), dan kegiatan lain yang melibatkan organisasi kepemudaan. Beberapa kendala teknis pemeliharaan yang dihadapi peternak didiskusikan dengan tim peneliti dari Unhas. Target produksi dan serapan pasar yang cukup tinggi di daerah ini menjadi potensi bagi daerah ini sebagai mitra Fakultas Peternakan dalam pengembangan komoditi ayam kampung melalui skema kemitraan partisipatif.