Dosen Fapet Unhas Share Manfaat Eco-enzym terhadap Lingkungan

Dosen Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin (Unhas), drh. Farida Nur Yuliati, M.Si. hadir sebagai narasumber dalam pertemuan bulanan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unhas. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 20 Mei 2026, bertempat di FKM Unhas.

Pada forum ini, drh. Farida memperkenalkan materi penting mengenai “Manfaat Eco-Enzyme”. Materi yang menjelaskan cara pengolahan limbah organik menjadi cairan serbaguna ini mendapat sambutan hangat dari peserta. Antusiasme yang tinggi terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh para anggota DWP selama sesi diskusi.

Pada sesi tersebut terungkap bahwa produk Eco-enzym yang dipopulerkan oleh Dr Joean Oon merupakan produk fermentasi limbah organik yang ditambahkan gula alami selama sekira 90 hari. Hasil fermentasi berupa cairan berwarna kecokelatan dengan pH di bawah 4,0 dan aroma khas fermentasi. Manfaat penggunaan Eco-enzym tidak hanya pada skala mikro pada tingkat rumah tangga, namun juga dapat ditingkatkan hingga skala menengah seperti pada kegiatan pertanian, bahkan pada skala global untuk pemulihan kondisi lingkungan yang telah mengalami degradasi.

Pemateri pada kesempatan tersebut mendorong peserta yang umumnya merupakan pelaku kegiatan pada skala rumah tangga, untuk mengubah mindset dan kebiasaan yang dimulai dari pengelolaan sampah organik dapur. Diketahui sampah organik dapur merupakan penyumbang hingga 60 persen limbah perkotaan. Pengelolaan limbah dapur menjadi Eco-enzym secara sederhana dapat mengurangi jumlah sampah organik yang dibuang ke TPA (tempat pembuangan sampah akhir). Secara global, kontribusi untuk menjaga lingkungan dapat dimulai dari segenggam kulit buah yang diolah dengan baik. Sesi diskusi ditutup dengan slogan “Ubah sampah jadi berkah, selamatkan bumi mulai dari rumah”.

Kontribusi aktif dosen Fakultas Peternakan dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata dari pelaksanaan pengabdian dan penyebaran ilmu pengetahuan antarfakultas di lingkungan Universitas Hasanuddin.

Bagikan