Menjawab masalah ketahanan pangan dan kebutuhan lulusan yang siap kerja, Japfa Foundation mengembangkan Program Bertani Untuk Negeri. Bertani Untuk Negeri merupakan program yang mempertemukan anak muda dengan petani dan peternak untuk bekerja dan belajar bersama mengembangkan sektor pertanian di Indonesia.
Antusiasme anak muda untuk mengikuti Program Bertani Untuk Negeri cukup tinggi. Hal ini dilihat dari jumlah pendaftar Program Bertani Untuk Negeri pada 17 Agustus 2020 lalu sebanyak 466 orang. Para pendaftar berasal dari berbagai perguruan tinggi swasta dan negeri diseluruh Indonesia. Sebanyak 466 pendaftar tersebut berasal dari 111 perguruan tinggi di 25 provinsi seluruh Indonesia, dengan komposisi fakultas yaitu 46% peternakan, 25% pertanian, dan 29% dari fakultas lain.
Serangkaian proses seleksi dimulai dari seleksi administrasi, seleksi wawancara 1, seleksi wawancara 2, dan medical checkup. Seluruh rangkaian seleksi sudah dilakukan pada bulan Agustus 2020. Pada 2 September 2020 telah ditetapkan 16 orang penerima program dari 11 perguruan tinggi di Indonesia yang berasal dari pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Para peserta program akan mendapatkan pelatihan sekaligus bekerja bersama para peternak ayam untuk meningkatkan performa hasil ternak. Program Bertani Untuk Negeri berlangsung selama 6 bulan mulai dari 15 September 2020 hingga 7 Maret 2021 di Desa Ender dan Gagasari, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon.
Dua orang alumni Fakultas Peternakan Unhas yaitu Wahyu Jaelani S dan Waode Nurmayani (lulusan 2020), diyantakan lolos untuk mengikuti Program tersebut Wakil Dekan BIdang Kemahasiswaan dan alumni menjelaskan bahwa lolosnya dua orang alumni pada program dengan seleksi yang cukup ketat tersebut membuktikan bahwa alumni peternakan memiki daya saing yang ckup tinggi. Lebih lanjut dikemukakan bahwa hanya terdapat tiga perguruan tinggi yang meloloskan dua orang alumninya pada program ini, lainnya hanya terhitung satu orang.
Melalui kegiatan ini, para peserta berkesempatan ikut berkontribusi pada kemajuan perekonomian dan produktivitas peternak. Selain itu, mereka juga akan mengembangkan hard dan soft skill serta koneksi antara peserta dari berbagai universitas dan juga tim pakar yang akan mendampingi selama kegitan berlangsung.
Melalui program ini Prof Jasmal berharap alumni unhas yang terlibat dapat menjadi pemuda tani yang berkontribusi nyata dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya bidang pertanian dan peternakan.



