Target meningkatkan Jumlah Sitasi, Dosen Fakultas Peternakan Dilatih Menggunakan Mendeley

Jumlah sitasi merupakan salah satu ukuran yang mencerminkan nilai sejauh mana suatu artikel memberi nilai manfaat kepada khalayak ramai. Untuk meningkatkan jumlah sitasi, selain publikasi pada jurnal bereputasi, indeksasi dengan software yang terhubung secara online juga merupakan salah satu langkah penting. Mendeley merupakan salah satu software Reference Manager yang banyak digunakan dengan berbagai manfaat. Selain sebagai mengumpulkan data base berbagai publikasi, salah satu fungsi Mendeley yang paling banyak digunakan ialah membantu penulis dalam membuat sitasi secara otomatis dan mudah. 

Fakultas Peternakan dalam upaya meningkatkan target jumlah publikasi dan sitasi dosen, melaksanakan pelatihan menggunakan Reference Manager Mendeley dalam penulisan karya ilmiah (Kamis, 16 Januari 2020). Kegiatan ini dibuka Dekan Fakultas Peternakan Prof Dr Ir Lellah Rahim, M.Sc dengan target seluruh dosen di Fakultas Peternakan. Materi pelatihan disampaikan oleh Tim Editor Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan (JITP). Prof Dr Ir Asmuddin Natsir, M.Sc sebagai Chief Editor JITP mengemukakan bahwa kegiatan ini juga bertujuan sebagai media sosialisasi penggunaan Mendeley sebagai Reference Manager wajib dalam setiap artikel yang akan diterbitkan pada JITP untuk edisi mulai tahun 2020.

Kegiatan dimulai dengan instalasi software Mendeley dan pengenalan fitur-fitur yang terdapat pada program tersebut, dan dilanjutkan dengan penjelasan langkah-langkah membuat library pada Mendeley dari berbagai jenis sumber referensi. Tahap selanjutnya ialah sesi latihan dengan memberikan kesempatan pada setiap peserta untuk mengaplikasikan Mendeley pada salah satu artikel yang sementara ditulis hingga tahap pembuatan daftar referensi secara otomatis.

Pada kesempatan tersebut Dekan Fakultas Peternakan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut masih akan dilanjutkan untuk batch kedua sehingga target semua dosen telah familiar dan dapat menggunakan Mendeley. Bahkan, menurut Prof Lellah tidak menutup kemungkinan bahwa pelatihan juga akan melibatkan mahasiswa sehingga mahasiswa juga dapat terbiasa menggunakan referensi yang terpercaya dalam menulis tugas akhir.

Bagikan